LATEST POEM NICENIZAR


Diari Terakhirku…

Pena meniti di sudut garisan,
Mencerita sebuah kisah semalam,
Hampir terdetik rindu yang suram,
Hampir terukir denai kebencian silam…

Bisikan suara menggamit kembali,
Sisa-sisa jalan yang penuh duri,
Menjelma seraut wajah kehidupan,
Dalam kaca seluas perjalanan…

Ketika mencoret diari kenangan,
Jiwa terpaut melukis pengorbanan,
Mata memandang sejuta harapan,
Jasad menanti apa jua cabaran…

Masih resah menanti kisah,
Masih sendu menanti rindu,
Kisah yang berlalu kian berlagu,
Rindu yang pernah bertahta di kalbu…

Nukilan ini belum terhenti,
Selagi pena masih berlari,
Seusai lembaran kian meniti,
Di celahan jari-jari yang menari…

Tautan kasih mula berbicara,
Bahawa sayang telah menjelma,
Mencari cinta yang masih membara,
Melenyapkan segala duka nestapa…

Melirik coretan yang penuh makna,
Bagai mengukir di celahan jiwa,
Diari kenangan masih bersuara,
Terpahat kukuh hingga akhirnya…

Kasih tercipta antara kita,
Masih segar masih bernyawa,
Dikaulah ilham pembuka kata,
Hilang semua resah kecewa…

Benar,
Pena ini masih bermata,
Masih berlari penuh jiwa,
Moga semalam menjadi nyata,
Tetap kukuh dan hangat membara,

Diari Terakhirku kini bertinta,
Melirik cita menghapus sengsara,
Dalam Sebuah Diari Penuh Ceritera….

NicenizaR a.k.a Sang Penyair

One thought on “LATEST POEM NICENIZAR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s